# Karhutla Kalimantan: Lansia, ibu menyusui, dan bayi bertahan di tengah asap karhutla saat udara Kalimantan Tengah berstatus 'bahaya' - BBC News Indonesia

> Suharyanto mengeklaim saat ini terdapat 10.700 personel dari pelbagai institusi dikerahkan untuk mendukung penanganan karhutla.

- Published: 2026-09-25T01:32:00.438Z
- Updated: 2026-09-25T07:32:46.289Z
- 1 source
- Topics: Economy, business and finance, Politics
- Involves: Akhmad Rizani, Auriga Nusantara, Badan Pengelola Gambut dan Mangrove Nasional (BPGMN), Center for Economic and Law Studies (Celios), Janang Firman Palanungkai, Kementerian Kehutanan, Kementerian Kesehatan, Kementerian Perhubungan, Letjen TNI Suharyanto, Mapbiomas, Mapbiomas Fire, Muhammad Andi Hamka

## How it developed

- 2026-09-25T01:32:00.438Z - BBC News Indonesia: [Karhutla Kalimantan: Lansia, ibu menyusui, dan bayi bertahan di tengah asap karhutla saat udara Kalimantan Tengah berstatus 'bahaya' - BBC News Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cxzdzm4dyer9o)
- 2026-09-25T07:32:46.289Z - BBC News Indonesia: [Karhutla 2026: 'Karhutla sudah memakan korban, suami saya' – Api membara di kawasan gambut Kalimantan, siapa yang harus disalahkan? - BBC News Indonesia](https://www.bbc.com/indonesia/articles/cwe87mlylj56o)

Read it on FeedAtom: https://www.feedatom.com/stories/karhutla-kalimantan-lansia-ibu-menyusui-dan-bayi-bertahan-di-etq57rn8gvlter0nee7qp9fsf
